Langsung ke konten utama

HAKEKAT FILSAFAT SERTA MENGENALI OBJEK DAN RUANG LINGKUP FILSAFAT

MATERI 2 FILSAFAT


1. KEDUDUKAN FILSAFAT DENGAN FILSAFAT PENDIDIKAN, AGAMA , ILMU DAN KEBUDAYAAN

A.HUBUNGAN FILSAFAT DENGAN FILSAFAT PENDIDIKAN 
Filsafat yang dijadikan pandangan hidup oleh suatu masyarakat atau bangsa merupakan asas dan pedoman yang melandasi semua aspek hidup dan kehidupan bangsa,termasuk aspek pendidikan. filsafat pendidikan yang dikembangkan harus berdasarkan filsafat yang dianut oleh suatu bangsa. sedangkan pendidikan merupakan suatu cara atau mekanisme dalam menanamkan dan mewariskan sistem-sistem norma tingkah laku yang didasarkan pada dasar-dasar filsafat yang dijunjung oleh lembaga pendidikan dan pendidik dalam suatu masyarakat.untuk menjamin upaya pendidikan dan proses tersebut efektif ,dibutuhkan landasan-landasan filosofis dan ilmiah sebagai asa normatif dan pedoman pelaksanana pembinaan ( Muhammad Noor Syam, 1988 : 39 )

Hubungan antara filsafat dengan filsafat pendidikan menjadi sangat penting sekali, sebab ia menjadi dasar , arah dan pedoman suatu sistem pendidikan. filsafat pendidikan adalah aktivitas pemikiran teratur yang menjadikan filsafat sebagai medianya untuk menyususn proses pendidikan, menyelenggarakan, menyelaraskan,mengharmoniskan, dan menerangkan nilai-nilai dan tujuan yang ingin dicapai. jadi, terapat kesatuan yang utuh antara filsafat dan filsafat pendidikan 

filsafat menetapkan ide-ide dan idealisme, dan pendidikan merupakan usaha dalam merealisasikan ide-ide tersebut menjadi kenyataan, tindakan, tingkah laku, bahkan membina kepribadian manusia.  

B.HUBUNGAN FILSAFAT DENGAN AGAMA 

filsafat dan agama dalam sejarah perkembangan memiliki posisi yang rentan terhadap kontroversi, dan dapat digolongkan sebagai bidang pemikiran yang paling problematik.saat ini, filsafat dilihat sebagai disiplin yang melatih orang dalam seni berfikir, yakni diperolehnya sekumpulan keahlian yang memungkinkan terjadinya  suatu bentuk pemikiran tertentu.bentuk pemikiran ini disebut dengan pemikiran argumentatif atau kriis.pemikiran yang concern dengan pengajuan argumen,menguji klemahannya, membelanya dari keberatan-keberatan dan mengembangkannya dalam suatu cara yang koheren dan logis.

dalam hubungannya dengan agama, terdapat banyak ragam pola pemikiran filosofis. hanya saja dalam sejarah Yunani maupun eropa , pemikiran filosofis tidak bermula dari tanggapannyaterhadap agama atau sebgaai bagian dari penyelidikan religius dalam rangka memahami agama. 

dalam interaksinya dengan islam , pada masa klasik permulaan , filsafat dapat berjalan beriringan dengan agama tanpa memunculkan persoalan apapun.banyak ilmuwan muslim yang ulama sekaligus filosof, sehingga ajaran - ajaran keagamaannya kental dengan nuansa dan ajaran filsafat demikian pula sebaliknya.seperti al - Kindi, Ibn al- Rawandi dan Yahya bin ' Adi ( Fakhri, 1986 : 31-285 )

C. HUBUNGAN FILSAFAT DENGAN ILMU 

Pada awalnya ilmu berkembang dari filsafat. sehingga sering dinyatakan bahwa filsafat merupakan induk atau ibu dari semua ilmu objek filsafat bersifat umum,yaitu  seluruh kenyataan yang ada, sementara ilmu membutuhkan objek khusus. hal ini menyebabkan berpisahnya ilmu dari filsafat. 

Siswomihardjo ( 2005 ) mengemukakan, ada hubungan timbal balik antara ilmu dan filsafat. banyak maslaah filsafat yang menmerlukan landasan pada pengetahuan ilmiah apabila pembahasannya tidak ingin dikatakan dangkal dan keliru.ilmu dewasa ini dapat menyediakan bagi filsafat sejumlah besar bahan yang berupa fakta yang sangat penting bagi perkembangan ide-ide dilsafati yang tepat, sehingga sejalan dengan pengetahuan ilmiah.pada perkembangan selanjutnya filsafat tidak saja dipandang sebagai induk dan sumber ilmu, tetapi sudah merupakan bagian dari ilmu itu sendiri yang juga mengalami spesialisasi.dalam taraf peralihan ini filsafat tidak mencakup keseluruhan tetapi juga menjadi bagian.sebagai contoh perkembangan filsafat yang terbagi dalam bidang ilmu tertentu , yaitu adanya filsafat agama, filsafat hukum dan filsafat ilmu.

 D. HUBUNGAN FILSAFAT DENGAN KEBUDAYAAN 

antara filsafat dengan kebudayaan memiliki hubungan yang erat dan bertujuan untuk membentuk pribadi setiap manusia supaya bisa mempertahankan budaya - budaya daerah  dan agar budaya tetap terjaga keberadaannya dan yang paling  penting dapat  melestarikan nya.

2.PERSAMAAN 

persamaan antara filsafat dengan filsafat pendidikan, agama, ilmu dan kebudayaan adalah  sama-sama membutuhkan filsafat dalam setiap ajarannya, dan dengan adanya filsafat maka diharapkan ilmu ilmu yang telah ada dalam filsafat bisa dikembangkan guna untuk mempertahankan ilmu filsafat yang sudahada agar tidak hilang, bahkan bisa menjadi semakin baik dengan dikembangkan

3. PERBEDAAN 

perbedaan antara filsafat dengan filsafat pendidikan,agama,ilmu dan kebudayaan nya adalah terdapat pada pembahasan dan cara penerapannya, misalkan seprerti jika filsafat dengan filsafat pendidikan maka membahas seputar pendidikan dan cara penerapannya adalah dengan menyelaraskan filsafat tersebut agar dapat tercapainya tujuan pendidikan. 

 4. PENTINGNYA FILSAFAT BAGI MANUSIA 

filsafat dibutuhkan manusia dalam upaya menjawab pertanyaan - pertanyaan yang timbul dalam berbagai lapangan kehidupan manusia . jawaban itu merupakan hasil pemikiran yang sistmatis , integral, enyeluruh dan mendasar. jawaban seperti itu juga digunakan untuk mengatasi masalah-masalah yangmenyangkut berbagai bidang kehiduan manusia, termasuk bidang pendidikan. filsafat juga sebagai sarana bagi manusia untuk dapat memecahkan berbagai problematika kehidupan yang dihadapinya 


SUMBER 


 Filsafat Pendidikan : Manusia , filsafatt, dan Pendidikan / Jalaluddin , H. Abdullah Idi- Ed. Revisi- Cet. 3.- Jakarta : Rajawali Pers, 20013.

Filsafat dan Metafisika dalam Islam : sebuah penjelajahan nalar, pengalaman mistik, dan perjalanan aliran Manunggaling Kawula - Gusti / KH. Muhammad Sholikin, penyunting : Tim Narasi-Cet. 1- Yogyakarta : Penerbit Narasi , 2008

Orientasi ke arah pemahaman filsafat ilmu / Mukkhtar latif - edisi pertama- Jakarta : Prenadamedia Group, 2014 




Komentar