MATERI 1 FILSAFAT
sebelum kita berbicara mengenai Pentingnya Filsafat Pendidikan, akan lebih baik jika kita terlebih dahulu mengetahui apa itu Filsafat, Pendidikan dan Filsasat Pendidikan, Filsafat adalah kata yang berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu Philos dan Sophia. Philos berarti cinta dan Sophia berarti Kebajikan,kebaikan atau kebenaran.atau bisa juga di artikan cinta atau hikmah (Arifin,1993:1) jadi arti dari filsafat adalah cinta pengetahuan. Pendidikan adalah suatu usaha secara disengaja untuk mempersiapkan anak didik dengan menumbuhkan kekuatan kepribadiannya, baik jasmani maupun rohani dengan menggunakan alat-alat pendidikan yang baik agar kelak menjadi manusia dewasa yang bermanfaat bagi dirinya, masyarakatnya serta dapat hidup bahagia.Filsafat Pendidikan adalah aktivitas pikiran yang teratur ,yang menjadikan fisafat sebagai jalan untuk mengatur,menyelaraskan dan memadukan proses pendidikan. artinya, filsafat pendidikan dapat menjelaskan nilai-nilai dan maklumat -maklumat yang diupayakan untuk pengalaman kemanusiaan merupakan faktor yang integral. ( al-Syaibany 1976:36).
setelah mengetahui filsafat, pendidikan dan filsafat pendidikan barulah kita mulai membahas pentingnya filsafat pendidikan. kenapa filsafat pendidikan itu penting? karena filsafat dilihat dari fungsinya secara praktis, adalah sebagai sarana bagi manusia untuk dapat memecahkan berbagai problematika kehidupan yang dihadapinya, termasuk dalam problematika di bidang pendidikan.oleh karena itu, apabila di hubungkan dengan persoalan pendidikan secara luas , dapat disimpulkan bahwa filsafat merupakan arah dan pedoman atau pijakan dasar bagi tercapainya pelaksanaan dan tujuan pendidikan.
DASAR -DASAR DAN TUJUAN FILSAFAT PENDIDIKAN DI PAUD
untuk mendukung mewujudkan anak usia dini yang berkualitas maju, mandiri,demokrasi,dan berprestasi, maka filsafat pendidikan di TPA dapat dirumuskan menjadi : Tempa,Asah,Asih,Asuh
- Tempa : upaya atau cara yang dilakukan untuk mewujudkan kualitas fisik anak usia dini yang sehat dan meningkatkan mutu gizi anak melalui upaya pemeliharaan kesehatan seperti berolahraga , menyediakan makanan berssih dan sehat serta cukup gizi sesuai kebutuhan anak
- Asah : upaya memberikan dukungan kepada anak untuk dapat belajar melalui bermain pada berbagai macam program kegiatan yang di dapat anak di TPA agar anak memiliki pengalaman yang berguna dalam mengembangkan seluruh potensinya secara berkelanjutan dan bertujuan
- Asih : penjaminan pemenuhan kebutuhan anak untuk mendapatkan perlindungan dari pengaruh yang dapat merugikan pertumbuhan dan perkembangan seperti kebutuhan anak, hak kelangsungan hidup anak, dan hak anak untuk merasa aman dan terlindungi
- Asuh : pembiasaan yang dilakukan secara konsisten untuk membentuk perilaku dan kualitas kepribadian dan jati diri anak sehinngga anak meemiliki kepribadian yang beriman dan bertaqwa, memiliki rasa patiotisme yang tinggi, memiliki rasa tanggung jawab baik terhadap dirinya maupun terhadap orang lain.
PRINSIP UMUM PAUD
ada beberapa prinsip umum pendidikan anak usia dini yang dirumuskan dalam suatu semiloka nasional PAUD di Bandung ( DitjenDiklusepa Depdinkas dan UPI, 2003 )
- Holistik dan Terpadu, prinsip ini mengandung arti bahwa penyelenggaraan PAUD seyogianya terarah ke pengembangan segenap aspek perkembangan jasmani dan rohani anak serta terintegrasi dalam suatu kesatuan program yang utuh dan proposrsional.dan secara makro,prinsip holistik dan terpadu ini bisa berarti bahwa penyelenggaraan PAUD dilakukan secara terintegrasi dengan sisteem sosial yang ada di masyarakat dan menyertakan segenap komponen masyarakat sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangannya
- berbasis keilmuan yang bersifat multi-displiner.prinsip PAUD pertama di atas mengimplikasikan perlunya orinsip kedua, yakni bawa PAUD hendaknya didasarkan pada temuan-temuan mutakhir dalam berbagai bidang keilmuan yang relevan. oleh karena sifatnya yang holistik, PAUD perlu didasarkan pada berbagai bidang keilmuan yang yang relevan
- berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan perkembangan dan keunikan anak , pendidikan anak usia dini seyogianya dirancang dan dilaksanakan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangan anak.program PAUD harus mulai dari konidis semula anak dan terarah ke pmenuhan kebutuhan perkembangan dan belejar anak . oleh karena itu, program PAUD yang baik adalah yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan perkembagan anak.
- berorientasi masyarakat, anak adalah bagian dari masyarakat dan sekaligus sebagai generasi penerus dari masyarakat yang bersangkutan . pendidikan anak usia dini hendaknya berlandaskan dan sekaligus turut mengembangkan nilai-nilai sosio-kultural yang yang berkembang pada masyarakat yang bersangkutan.prinsip ini mepersyaratkan perlunya PAUD untuk memanfaatkan potensi lokal, baik itu berupa keragaman sosial budaya maupun berupa sumber daya potensial yang ada di masyarakat setempat
- menjami keamanan anak, berbeda dengan penyelenggaraan pendidikan utuk anak -anak yang lebih tua, aspek jaminan keamanan ini mendapat penekanan tersendiri. dalam hal ini para pendidik PAUD harus mampu menyediakan lingkungan belajar dan perkembangan yang aman bagi anak baik yang bisa membahayakan secara fisik maupun kesehatan.dengan demikian,kemungkinan terjadinya kecelakan ini dapat dihindari seminimal mungkin
- keselarasan antara rumah,sekolah dan masyarakat, prinsip ini memberikan pelajaran tentang perlunya jalinan kerjasama yang harmonis antara rumah,sekolah dan masayarakat. untuk bisa menyediakan layanan PAUD yang bermutu dan efektif diperlukan adanya keselarasan program pendidikan antara apa yang berlangsung di rumah, sekolah dan bahkan di masayrakat . tiga unsur lembaga pendidikan ini perlu mensinergikan program -program pendidikannya sehingga menjadi suatu penddikan yang selaras dan berpengaruh positif signifikan terhadap perkembangan secara keseluruhan
DAFTAR PUSTAKA
Filsafat Pendidikan :Manusia,Filsafat,dan Pendidikan/Jalaluddin, H.Abdullah Idi-Ed. Revisi-Cet.3.-Jakarta:Rajawali Pers, 2013
Solusi Islam atas problematika umat : (ekonomi,pendidikan dan dakwah)/Adi Sasono (et al)-cet.1.-Jakarta : Gema Insani Press, 1998
Ilmu & Aplikasi Pendidikan : Bagian 4 Pendidikan Lintas Bidang/Tim Pengembang Ilmu Pendidikan FIP-UPI - Handbook Terbitan pertama- Cet.2.- Jakarta : PT. Imperial Bhakti Utama , 2007
Coba jelaskan maksud dan berikan contoh tentang pendidikan anak usia dini yang berlandaskan dan sekaligus turut mengembangkan nilai nilai sosio kultural yang berkembang pada masyarakat?
BalasHapusAyooo...dibantuu menjawabnya tmn2 ...
BalasHapusGood Jobs......sebagai calon guru PAUD kenapa kita harus terlebih dahulu mempelajari Filsafat Pendidikan ini.......
BalasHapuskarena filsafat dilihat dari fungsinya secara praktis, adalah sebagai sarana bagi manusia untuk dapat memecahkan berbagai problematika kehidupan yang dihadapinya, termasuk dalam problematika di bidang pendidikan.oleh karena itu, apabila di hubungkan dengan persoalan pendidikan secara luas , dapat disimpulkan bahwa filsafat merupakan arah dan pedoman atau pijakan dasar bagi tercapainya pelaksanaan dan tujuan pendidikan. Maka sebab itu sebagai calon pendidik pada dunia pendidikan harus memahami terlebih dahulu filsafat pendidikan yang menjadi dasar , pedoman atau pijakan untuk tercapainya tujuan pendidikan.
HapusSister tiara cba berikan cntoh tujuan dari filsfat poin 2 Asah
BalasHapusContoh asah adalah memberikan dukungan dan semangat kepada anak pada saat proses pembelajaran nya agar anak bisa mendapatkan hasil yang maksimal selama pembelajaran dan akan berdampak untuk mengembangkan potensi anak ke depannya .
HapusDari point point seperti tempa, asah, asuh, dan asih coba tiara jelaskan bagaimana aplikasi nya dalam pendidikan anak usia dini
BalasHapusBaik, saya akan menjelaskan satu persatu bagaimana aplikasi pada aud mengenai filsafat pendidikannpada TPA. Yang pertama, tempa. Bisa nisak baca kembali di atas sudah saya jelaskan pengaplikasian nya yaitu dengan cara mengajak anak berolahraga, memberikan makanan yang bersih . Sehat dan cukup gizi terhadap anak. Yang kedua , asah. Pengaplikasian asah pada aud adalah dengan cara memberikan dukungan dan semangat kepada anak pada saat proses pembelajaran nya agar anak bisa mendapatkan hasil yang maksimal selama pembelajaran dan akan berdampak untuk mengembangkan potensi anak ke depannya . Ketiga, asih. Pengaplikasian pada aud adalah dengan cara memberikan anak perlindungan dan rasa nyaman selama di TPA upaya untuk menghindari terhambatnya proses pertumbuhan dan perkembangan anak yang disebabkan oleh anak merasa tidak nyaman dan terancam selama di TPA. Dan yang terakhir, asuh. Pengaplikasian nya pada aud adalah dengan cara menanamkan nilai nilai agama, moral dan etika kepada anak agar anak ke depannya bisa memiliki kepribadian yang beriman dan bertakwa, jiwa peduli yang tinggi
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus