Langsung ke konten utama

BERBAGAI ALIRAN FILSAFAT DAN FILSAFAT PENDIDIKAN SERTA PANDANGANNYA TERHADAP PENDIDIKAN

MATERI 9 - 11



ALIRAN-ALIRAN DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN

1. PROGRESIVISME
a. Latar Belakang 
aliran progresivisme mengakui dan berusaha mengembangkan asas progresivisme dalam semua realita kehidupan, agar manusia bisa survive menghadapi semua tantangan hidup. dinamakan intrumentalisme , karena aliran ini beranggapan bahwa kemampuan inteligensi manusia sebagai alat untuk hidup, untuk kesejahteraan dan untuk mengembangkan kepribadian manusia. dinamakan eksprimentalisme, karena lairan ini menyadari dan mempraktekkan asas eksperimen untuk menguji kebenaran suatu teori. dan dinamakan envinomentalisme, karena aliran ini menganggap lingkungan hidup itu mempengaruhi pembinaan kepribadian ( Muhammad Noor Syam, 1987:228-229)

b. Tokoh dan pengaruhnya dalam pendidikan 
  • William James
    William James lahir di New York, 11 Januari 1842 dan meninggal di Choruroa, New Hemshire, 26 Agustus 1910. beliau adalah seorang psikolog dan filsuf Amerika yang sangat terkenal. paham dan ajarannya, juga kepribadiannya sangat berpengaruh di berbagai negara Eropa dan Amerika. selain sebagai penulis yang sangat brilian, dosen dan penceramah di bidang filsafat , dia juga dikenal sebagai pendiri aliran pragmatisme. James berkeyakinan bahwa otak atau fikiran seperti juga aspek darieksistensi organik harus mempunyai fungsi biologis dan nilai kelanjutan hidup. dia menegaskan agar fungsi otak dan fikiran dipelajari sebagai bagian dari mata pelajaran pokok dari ilmu oengetahuan alam.
  • John Dewey
    John Dewey lahir di Burlington, Vermont pada Oktober 1859dan meninggal di New York, 1 Januari 1952. beliau juga termasuk salah seorang bapak pendiri filsafat pragmatisme. Dewey mengembangkan pramatisme dalam bentuknya yang orisinil. ide filsafatnya yang utama berkisar dalam problema pendidikan yang konkret baik teori maupun praktis
c. Strategi Progresivisme
Strategi Progresivisme menuntut kepada para penganutnya untuk selalu maju , bertindak secara konstruktif, inovatif, reformatif, aktif dan dinamis. sebab naluri manusia selalu menginginkan perubahan-perubahan. manusia tidak mau hanya menerima satu macam keadaan saja tetapi juga ingin hidupnya tidak sama dengan  masa sebelumnya. namun demikian filsafat progresivisme menaruh kepercayaan terhadap kekuatan alamiah manusia, kekuatan yang diwarisi manusia sejak lahir. 

d. Pendidikan 
Aliran filsafat progresivisme telah memberikan sumbangan yang besar di dunia pendidikan pada abad ini. aliran ini telah meletakkan dasar-dasar kemerdekaan dan kebebasan kepada anak didik. anak didik diberikan kebebasan  baik secara fisik maupun cara berfikir guna mengembangkan bakat dan kemampuan yang terpendam dalam dirinya tanpa terhambat oleh rintangan yang dibuat oleh orang lain. oleh sebab itu filsafat progresivisme tidak menyetujui pendidikan yang otoriter. sebab pendidikan otoriter akan mematikan tunas-tunas para pelajar untuk hidup sebagai pribadi-pribadi yang gembira menghadapi pelajaran dan mematikan daya kreasi baik secara fisik maupun psikis anak didik

e. Potret Guru Progresivisme
Guru pada aliran progresivisme adalah sebagai orang yang mengarahkan, membimbing, memberi nasihat jika salah, dalam aliran progresivisme tidak ada guru yang otoriter dan guru bukan pemegang kekuasan penuh di dalam kelas 

2. ALIRAN PERENIALISME
a. Latar Belakang
Di zaman modern ini banyak bermunculan krisis di berbagai bidang kehidupan manusia, terutama dalam bidang pendidikan . unruk mengembalikan keadaan krisis ini  perenialisme memberikan jalan keluar, yaitu dengan mengembalikan pada kebudayaan masa lampau yang di anggap cukup ideal dan teruji ketangguhannya. untuk itu, pendidikan harus lebih banyak mengarahkan perhatiannya pada kebudayaan ideal yang tangguh. 

b. Tokoh dan pengaruhnya dalam Pendidikan 
Pendiri utama dari aliran filsafat ini adalah Aristoteles.kemudian didukung dan di lanjutkan oleh St. Thoas Aquimas yang menjadi pembaru utama di abad ke 13 . Aristoteles dan Thomas Aquimas meletakkan dasar bagi filsafat ini hingga pada pokoknya ajaran filsafat ini tidak berubah semenjak abad pertengahan. Perenialisme memandang bahwa kepercayaan aksiomatis zaman kuno dan abad pertengahan perlu dijadikan dasar penyusunan konsep filsafat dan pendidikan zaman sekarang. oleh karena itu asas-asas filsafta perenialisme bersumber pada dua filsafat kebudayaan yaitu perenilisme -teologis yang ada dibawah supremasi gereja katholik, khususnya menurut ajaran dan interpretasi Thimas Aquimas, dan filosofis sekuler yang berpegang pada ide dan cita filosofis Plato dan Aristoteles

c. Strategi Perenialisme
masalah nilai merupakan hal yang utama dalam perenialisme, karena ia berdasarkan pada asas-asas supernatural yaitu menerima universal yang abadi khusuusnya tingkah laku manusia. 

d. Pendidikan
Mneurut aliran perenialisme , ilmu pengetahuan merupakan filsafat yang tertinggi karena dengan ilmu pengetahuan lah seseorang dapat berfikir secara induktif , jadi dengan berfikir maka kebenaran itu akan dapat dihasilkan. 

e. potret guru Aliran Perenialisme 
disini guru meminta siswa untuk mencari tahu sendiri jawban dari masalah atau pertanyaan yang timbul dari awla pembelajaran, karena guru berfikir dengan mendapatkan sendiri jawaban nya siswa akan lebih mengingat materi pelajaran 

3. ALIRAN ESENSIALISME
a. Latar Belakang
Aliran Esensialisme merupakan aliran pendidikan yang didasarkan pada nilai-nilai kebudayaan yang telah ada sejak awal peradaban umat manusia. esensialisme muncul pada zaman Reinassance dengan ciri-cirinya yang berbeda dengan progresivisme. dasar pijakan aliran pendidikan ini lebih fleksibel dan terbuka untuk perubahan , toleran, dan tidak keterkaitan dengan doktrin tertentu. esensialisme memandang bahwa pendidikan harus berpijak pada nilai-nilai yang memiliki kejelasan dan tahan lama yang memberikan kestabilan dan nilai yang jelas

b. Tokoh dan pengaruhnya dalam Pendidikan

  • Desiderius Erasmus
    Humanis Belanda yang hidup pada akhir abad ke 15 dan permulaan abad ke 16 adalah tokoh pertama yang menolka pandangan hidup yang berpijak pada dunia lain. ia berusaha agar kurikulum di sekolah bersifat humanistisdan bersifat internasional sehingga dapat di ikuti oleh kaum tengah dan aristokrat
  • Jihann Amos Comenius (1952-1670)
    Tokoh Renaissance pertama yang berusaha menyitematiskan proses pengajaran.ia memiliki pandangan realistis yang dogmatis. karena dunia ini dinamis dan bertujuan, maka tugas kewajiban pendidik adalah membentuk anak sesuai dengan kehendak tuhan
  • John Locke (1632-1704)
    Tokoh dari Inggris dan populer sebagai pemikir dunia mengatakan bahwa pendidikan hendaknya selalu dekat dengan situasi dan kondisi. ia juga memiliki sekolah kerja untuk anak-anak miskin
  • Johann Henrich Pestalozzi (1746-1827)
    Mempunyai kepercayaan bahwa sifat-sifat alam itu tercermin pada manusia sehingga pada diri manusia sehingga pada diri manusia terdapat kemampuan-kemampuan yang wajar
c. Strategi Aliran Esensialisme
Strategi Aliran Esensialisme adalah dengan membentuk pribadi bahagia di dunia dan di akhirat. isi pendidikan nya di tetapkan berdasarkan kepentingan efektivitas pembinaan kepribadian yang mencakup ilmu pengetahuan yang harus di kuasai dalam kehidupan dan mampu menggerakkan keinginan manusia

d. Pendidikan
Aliran Esensialisme memandang bahwa pendidikan yang bertumpu pada dasar pandangan fleksibilitas dalam segala bentukdapat menjadi sumber timbulnya pandangan yang berubah , mudah goyah, kurang terarah dan tidak menentu serta kurang stabil. karena itu pendidikan harus oijakan siatas nilai yang dapat mendatangkan kestabilan, telah teruji oleh waktu, tahan lama dan nilai-nilai yang memiliki kejelasan dan terseleksi

e. Potret Guru Esensialisme
dan esensialisme mengangap kurikulum sebagai balok balok yang disusun teratur satu sama lain, dari sederhana sampai kompleks. contohnya Guru Esensialisme memberikan pengajaran terlebih dahulu tentang "aku" memahami nya dengan sampai benar-benar paham barulah lanjut ke materi yang lebih luas.


SUMBER 

Filsafat Pendidikan : Manusia, Filsafat, dan Pendidikan/ Jalaluddin, H. Abdullah Idi- Ed. Revisi-Cet. 3- Jakarta: RajawaliPers, 2013

Filsafat Pendidikan . Muhammad Anwar . Jakarta. Kencana, 2015
( Tersedia di books.google.co.id , kata kunci : Aliran Filsafat Pendidikan , Halaman : 160 )
    


    

Komentar

  1. Apakah yang menyebabkan aliran filsaft perlu dipelajari dan apa kaitannya dengan anak usia dini

    BalasHapus

Posting Komentar