Langsung ke konten utama

MODEL-MODEL PENYUSUNAN KURIKULUM

MATERI 6 KURIKULUM


MODEL PENYUSUNAN KURIKULUM

1. Tyler
Model ini diambil dari nama pengembangnya, yaitu Tyler. Dalam buku Basic Principles of Curriculum and Instruction. Tyler banyak mengemukakan ide dan gagasannya tentang evaluasi. salah satu bab dari buku tersebut diberinya judul how can the the effectiveness of learning exprience be evaluated? model ini dibangun atas dua dasar pemikiran. pertama, evaluasi ditujukan pada tingkah laku peserta didik. kedua, evaluasi harus di lakukan pada tingkah laku awal peserta didik sebelum melaksanakan kurikulum dan sesudah melaksanakan kurikulum (hasil). Dasar pemikiran yang kedua ini menunjukkan bahwa seorang evaluator kurikulum harus dapat menentukan perubahan tingkah laku apa yang terjadi setelah peserta didik mengikuti pengalaman belajar tertentu, dan menegaskan bahwa perubahan yang terjadi merupakan perubahan yang di sebabkan oleh kegiatan kurikulum.

Jadi model penyusunan kurikulum Tyler ini bagaimana merancang suatu kurikulum sesuai dengan tujuan sekolah yang akan menggunakannya. menekankan arah pada tingkah laku peserta didik baik sebelum evaluasi dan setelah evaluasi, apakah ada perubahan atau tidak setelah mengikuti kurikulum di lembaga sekolahnya, dan kurikulum Tyler juga mengharapkan orang yang bertugas untuk mengevaluasi kurikulum bisa membedakan perubahan tingkah laku peserta didik yang terjadi apakah karena mengikuti kegiatan tertentu atau oleh kegiatan kuruikulum. dan model ini harus ada tes awal dan tes akhir untuk evaluasi. 


2. Lewis
Kurikulum dalam Pembelajaran merupakan dua hal yangtidak dapat dipisahkan.sebagai suatu rencana atau program, kurikulum tidak akan bermakna manakala tidak di implementasikan dalam kegiatan pembelajaran. demikian juga sebaliknya, tanpa kurikulum yang jelas sebagai acuan, maka pembelajaran akan berlangsung secara efektif. ( Saylor, Alekander & Lewis , 1981 )

Guru menempatkan kurikulum sebagai pedoman, guru adalah salah satu faktor penting dalam implementasi kurikulum. bagaimanapun idealnya suatu kurikulum tanpa ditunjang oleh kemampuan guru untuk mengimplementasikan nya, maka kurikulum tidak akan bermakna dan sebaliknya pembelajaran tanpa kurikulum sebagai pedoman tidak akan efektif.kurikulum adalah realisasi dari pedoman dalam bentuk kegiatan pembelajaran.

Jadi menurut Lewis Kurikulum memiliki orang penting seperti guru untuk menjalankan kurikulum, dibutuhkan guru yang kompeten dan memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan kurikulum tersebut sehingga sampai ke peserta didik 

3. Olivia
Menurut Olivia suatu model kurikulum harus bersifat simple, komprehensif dan sistematik. menurut Olivia ada 12 komponen dalam kurikulum yang harus dikembangkan. 
  • Komponen pertama, perumusan filosofis , sasaran, misi serta visi lembaga pendidikan yang semuanya berasal dari sumber analisis kebutuhan masyarakat
  • Komponen kedua, analisis kebutuhan masyarakat dimana sekolah itu berada dan serta kebutuhan siswa
  • Komponen ketiga dan ke empat, tujuan umum dan tujuan khusus kurikulum yang didasarkan kepada kebutuhan seperti 
  • Komponen kelima, bagaimana mengorganisasikan rancangan dan mengimplementasikan kurikulum
  • Komponen enam dan tujuh, menjabarkan kurikulum dalam bentuk perumusan tujuan umum dan tujuan khusus pembelajaran  ( bagaimana cara membedakan tujuan umum dan tujuan khusus ) 
  • Komponen delapan, dapat mencapai tujuan 
  • Komponen sembilan A , studi awal tentang kemungkinan strategi atau teknik penilaian yang akan di gunakan 
  • Komponen sepuluh, mengimplementasikan strategi pembelajaran
  • Kompone sembilan B menyempurnakan alat atau teknik penilaian
  • Komponen sebelas dan dua belas, evaluasi terhadap pembelajaran dan kurikulum
4. TUGAS POKOK DAN FUNGSI GURU , KOMPETENSI GURU PAUD DAN SIKAP
Tugas Pokok dan Fungsi Guru sebagai berikut :
  • Merencanakan Pembelajaran
    Dalam merencanakan pembelajaran guru perlu melakukan langkah-langkah sebagai berikut :
    * menyusun dan mengembangkan silabus'
    * menyusun program tahunan ( prota) ddan program sememster ( promes ) berdasarkan                 kalender pendidikan dan silabus
    * menetapkan standar ketuntasan belajar minimal ( SKBM ) pada awal semester melalui               analisis dan hasil belajar siswa
    * menysuusn satuan pelajaran dan rencana pembelajaran (RP/SP)

  • Melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM )
    Untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar perlu menyiapkan langkah-langkah berikut :
    * menguasai metode ajar dan bahan ajar
    * melaksanakan pembelajaran berdasarkan Contextual Teaching Learning ( CTI ) atau pembe
       lajaran aktif, inovatif, kreatif , efektif dan menyenangkan ( Student Active Learning )
    * mengelola kelas
  • Melakukan Penilaian / Evaluasi
    Penilaian atau evaluasi dilakukan dengan tahap-tahap dibaawah ini :
    * memahami penilaian siswa berdasarkan proses secara menyeluruh
    * menilai siswa dengan tagihan kusi, ulangan harian, pemberian tugas, portofolio dan ulangan
    * menyususn soal berdasarkan indikator kompetensi dan SKL ( Standar Kompetensi Lulusan )
    * melakukan analisis hasil belajar siswa
    * melakukan kegiatan tindak lanjut dari hasil analisis, baik remedial maupun pengayaan 
Kompetensi Guru Paud, dalam upaya peningkatan keprofesionalan guru , khususnya Guru Paud , didalam peraturan Mentri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru dinyatakan bahawa seorang Guru Paud harus memiliki empat Kompetensi agar dapat menjadi guru profesional. Ke empat Kompetensi tersebut mencakup Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Profesional dan Kompetensi Sosial

Jadi Kompetensi yang harus dimiliki oleh Guru Paud adalah Empat Kompetensi. yang pertama, kompetensi pedagogik yakni kemampuan guru dalam mengajar. kedua, kompetensi kepribadian yakni bagaimana seorang guru harus memiliki pribadi yang baik sebagai suri tauladan bagi muridnya, yang ketiga, kompetensi profesional yakni guru dituntut untuk menjalankan pekerjaan nya dengan cara yang sesuai dengan aturan sekolah yang ada, dan tidak mencapur aduk maslaah pribadi dan masalah pekerjaan.dan yang terakhir, kompetensi sosial, yakni sebagai guru harus bisa memasuki dunia anak sehingga dapat memahami anak dengan intens 

SUMBER 

Konsep Dan Model Pengembangan Kurikulum. Zainal Arifin. PT Remaja Rosdakarya : Bandung, 2014

Paradigma Baru Mengajar. Wina Sanjaya dan Andi Budimanjaya. Kencana : Jakarta , 2017
( Tersedia di books.google.co.id) ( Halaman 64 ) ( Kata Kunci : Kurikulum Lewis ) 

Menjadi Guru Profesional . Muhammad Anwar H.M . Prenada Media Group : Jakarta , 2018 
( Tersedia di books.google.co.id ) ( Halaman 269 ) ( Kata Kunci : Tugas dan Fungsi Pokok Guru ) 

Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Masganti. Kencana : Depok, 2017 
( Tersedia di books.google.co.id ) ( Halaman 24 ) ( Kata Kunci : Kompetensi Guru Paud ) 


Komentar