Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

DESAIN EVALUASI KURIKULUM

MATERI 15 KURIKULUM  A. KOMPONEN EVALUASI evlauasi merupakan komponen untuk melihat efektifitas pencapaian tujuan dan sebagai alat untuk melihat keberhasilan. tujuan evaluasi yang komperehensif dapat ditinjau dari tiga dimensi. yakni dimensi formatif-sumatif, dimensi proses-produk dan dimensi operasi keseluruhan proses kurikulum atau hasil belajar siswa.  dimensi formatif : dilakukan sepanjang kurikulum data di kumpulkan dan edianalisis untuk menemukan maslaah serta mengadakan perbaikan sendiri mungkin. penyelenggara tes formatif pastilah diselenggarakan oleh guru bidang studi yang bersangkutan  sumatif : proses evaluasi diadakan pada akhir jangka waktu tertentu. misalnya pada akhir semester, tahun pelajaran atau setelah lima tahun untuk mengetahui efektifitaskurikulum dengan menggunaknan semua data yang di kumpulkan selama pelaksanaan dan akhir proses implementasi kurikulum  dimensi proses : yang di evaluasi ialah metode dan proses dalam pelaksana...

IMPLEMENTASI KURIKUUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

MATERI 13 - 14 KURIKULUM  A. PROGRAM SEMESTER program semester berisikan garis garis besar mengenai hal hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut. program semester inimerupakan penjabaran dari program tahunan. perencanaan semester merupakan program pembelajaran yang berisi jaringan tema , bidang, pengembanagan, isis dokumen kurikulum yangberupa pengembanagan dan indikator yang ditata secara urut dan sistematis. alokasi waktu yang di perlukan untuk setiap jaringan tema, dan sebarannya ke dalam semester satu dan dua. hal hal yang ada pada program semester adalah :  identitas : satuan pendidikan, mata pelajaran, kelas/semester, tahun pelajaran format lain ; tema, sub tema, pembelajaran ke alokasi waktu , bulan ang terinci perminggu, keteangan yang diisi kapan pelaksanaan pembelajaran berlangsung, langkah menyususn program semester langkah yang harus di perhatikan untuk menyusun program semester : menginput/memasukkan kompetensi dasar, ...

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN KURIKULUM

MATERI 12 KURIKULUM  A. NEED ASSESMENT  need atau kebutuhan adalah ketidak sesuaian antara harapan dan kenyataan. dengan demikian penentuan bahan atau materi kurikulum harus dimulai dari penilaian apakah hubungan yang ada cukup memadai untuk mencapai tujuan atau tidak. need assesment berkenaan dengan apa yang dibutuhkan dalam pengembangan desain kurikulum. kajian pendekatan yang berbeda terhadap penilaian kebutuhan ini, akan mengarahkan pada bagaimana menyiapkan, menyususn dan menggunakan informasi yang terbaik, dimana konteks pengembangan kurikulum secara spesifik dapat memenuhi kebutuhan individual dan kebutuhan lembaga itu sendiri. need assesment dalam pengembangan kurikulum sangat di perlukan.analisis kebutuhan digunakan untuk menilai danmengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan siswa dan masyarakat dalampengembangan kurikulum hakekatnya berorientasi pada kebutuhan siswa dan kebutuhan masyarakat. B. SWOT ANALYSIS analisis adalah proses pemecahan masa...

PERENCANAAN PENYUSUNAN KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

MATERI 10-11 KURIKULUM  1. VISI-MISI TUJUAN VISI  Pengertian Visi telah banyak dirumuskan oleh berbagai ahli, antara lain dikemukakan oleh Hickman dan Silvia. menurutnya visi adalah sebuah perjalanan mental dari yang di ketahui menuju yang tidak diketahui, menciptakan masa depan dari gabungan berbagai fakta sekarang, harapan, impian, bahaya dan peluang. Benny dan nanus menyatakan bahwa visi adalah suatu artikulasi sebuah pandangan mengenai masa depan organisasi yang realistis, dapat dipercaya, dan atraktif. sementara itu Kouzes dan POner mendefinisikan visi sebagai sebuah ideal dan pencitraan unik dari masa depan. sedangkan Pegg merumuskan pengertian visi sebagai suatu tujuan yang dirumuskan secara jelas dan dapat dicapai.  Mencermati berbagai rumusan pengertian visi yang telah dibuat para ahli tersebut, dapat ditemukan beberapa ciri pokok suatu visi, yaitu : (1) tujuan, (2) atraktif, (3) padat, (4) ringkas, (5) jelas, (6) menantang, (7) berorientasi ma...

DIALOG ANTAR ALIRAN ATAS PROBLEMA DAN DILEMATIKA KEHIDUPAN MULTIDIMENSIONAL UNTUK PENGEMBANGAN TEORI DAN PRAKTEK PENDIDIKAN DI INDONESIA DAN DUUNIA

MATERI 15 FILSAFAT  A. TINJAUAN PROBLEMA DAN DILEMATIKA PENDIDIKAN A.S Neil (1973) menuturkan bahwa  " saya percaya bahwa memaksakan apapun dengan kekuasaan adalah salah, seorang anak seharusnya tidak melakukan apapun sampai ia mampu berpendapat dengan mengemukakan pendapatnya sendiri :. ( Hobson dalam Pamer, 2003 :1 ) pendapat neil ini bahwa para siswa diminta untuk berfikir dan belajar tanpa tekanan tetapi bimbingan dan arahan yang menganut prinsip-prinsip kemerdekaan dan demokrasi.   dilihat dari segi pemanfaatan sumber daya, seringkali sarana dan prasaranaproses belajar mengajar di dikelas, laboratorium , perpustakaan, dan ditempat praktek kerja dengan berbagai alasan belum di manfaatkan secara baik. kelemngkapan dan fasilitas belajar tidak memadai dengan alasan anggaran yang tidak memadai diantara guru tidak terampil menggunakannya, manajemen sekolah yang kaku, dan sebagiannya. masalah lainnya adalah kepala sekolah yang tidak memanfaatkan kegiatan y...

INTELEKTUALISME DAN SPIRITUALISME

MATERI 14 FILSAFAT  A. INTELEKTALISME DAN SPIRITUALISME PENDIDIKAN  a. intelektualisme pendidikan intelektualisme lahir dari ungkapan konservatisme politik yang di dasarkan pada sistem-sistem pemikiran falsafah yang pada dasarnya otoritarian. pada dasarnya konservatisme filosofis ingin mengubah praktek politik yang ada demi menyesuaikan secara lebih sempurna intelektualisme pendidikan memiliki tujuan untuk mengenali , melestarikan dan meneruskan kebenaran. konservatisme pendidikan adlah pposis yang mendukung ketaatan terhadap lembaga-lembaga dan proses budaya yang sudah teruji oleh waktu. dalma dunia pendidikan kaum konservatif beranggapan bahwa sasaran uatam sekolah adalah pelestarian dan penerusan pola sisoal serta tradisi yang sudah mapan. konservatif pendidikan memiliki tujuan melestarikan dan meneruskan pola soisal yang mapan b. spiritualisme pendidikan adanya spiritualisme dalam pendidikan berdampak positif pada generasi baru untuk berfikir dan peikir pr...

PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI MENTAL

MATERI 13 FILSAFAT  1. PENGERTIAN REVOLUSI MENTAL Revolusi adalah sebuah perubahan dalam waktu yang singkat. menurut Aristoteles revolusi dibagi menjadi dua macam. pertama, perubahan total dari suatu sistem ek sistem yang ebrbeda. dan yang kedua, modifikasi sitem yang sudah ada .sedangkan kata mental atau adalah sebuah cara berfikir atauu konsep pemikiran manusia untuk dapat belajardan erespons suatu hal.mental merupakan kata lain dari fikirsn sehingga mental bisa disebut sebgaia cara berpikir tentang suatu hal. jadi revolusi memntal adalahperubahan cara berfikir dalam waktu singkat untuk merspon, bertindak dan bekerja. 2. PENDIDIKAN DALAM REVOLUSI MENTAL revolusi mental harus dimulai dari pendidikan, mengingat peran pendidikan yang sangat strategis dalam membentuk mental anak bangsa. pengembangan kebudayaan maupun karaktterbangsa dieujudkan melalui ranah pendidikan.revolusi mental dapat menghasilkan ketahanan pendidikan ,indonesia yang berdaulat dalam bidang pendidikan...

PANCASILA SEBAGAI SEBUAH FILSAFAT PENDIDIKAN NASIONAL

MATERI 12 1.       PENGERTIAN DAN SEJARAH FILSAFAT PANCASILA             Filsafat secara etimologis merupakan padanan kata falsafah ( Arab ) dan philosophy   ( Inggris ) yangberasal dari bahasa Yunani (philosophia ). Kata philosophia memiliki arti kekasih, sahabat, mencintai sedangkan kata filsafat menurut Poespowardjo ( 1994 )dapat dilihat dari pengertian yaitu : 1) filsafat sebagai ilmu atau metode dan filsafat sebagai pandangan hidup. 2) filsafat dalam arti teoritis dan filsafat dalam arti praktis             Dalam hal ini pancasila dapat digolongkan sebagai filsafat dalam arti sebagai pandangan hidup, dan dalam arti praktis bagi bangsa Indonesia, filsafat pancasila mempunyai fungsi dan peranan sebagai pedoman dan pandangan dalam sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat, berbangsa dan berne...